Abdul Malik Umar, Petani Milenial Dari Langgudu

Berbekal ketelatenan dan kesabaran, Budidaya Tanaman sayurannya Terbilang memberikan banyak keuntungan. Kenapa Tidak, Di tiap tahunnya, permintaan terhadap sayuran selalu meningkat cukup signifikan. Mengingat sayuran di pasar memang menjadi kebutuhan pokok yang kaya akan gizi.

Budidaya sayuran ini bisa menjadi inspirasi petani pemula. Terlebih lagi, ada banyak jenis sayuran yang mudah ditanam dan bisa di panen lebih cepat.

Ditemui dikediamannya (Selasa, 11/06/’19) Abdul Malik Umar atau bisa di panggil Ompu La Angga yang kini berusia 65 Tahun, memang bukan lagi usia yang produktif. Namun beliau, masih terlihat kuat dan konsisten dalam menjalankan usaha Budidaya tanaman sayurnya. Satu-satunya Petani sayur sukses banyak diuntungkan karena hasil panennya selalu ditunggu-tunggu masyarakat khususnya di Wilayah Kecamatan Langgudu.

Dalam menjalankan usaha budidaya sayurnya, Ompu La Angga awalnya belajar secara otodidak. Hal itu sudah dilakoninya kurang lebih 10 tahun.ermodalkan pembelian bibit Tanaman Sayuran seharga 100rb per bibit, lahan seluas 14 are sekitar rumahnya, disulap dan dikelola dengan aneka jenis sayuran, seperti Kol, cabai, tomat, Kangkung, Bayam, Kacang Panjang, Pepaya dan lainnya.

Menurutnya Jenis tanaman sayur jauh lebih gampang jika dibandingkan bertani Jagung dan Kacang Tanah. Terlebih lagi, petani dapat menggarap lahan yang sama sampai berkali-kali panen tanpa harus membuka lahan baru.

Dalam perhitungannya, apabila bertani Sayur keuntungannya jauh lebih tinggi sebab hanya umur 65 hari berbagai jenis tanaman sayur sudah dapat di panen dan dijual. Dalam sepekan, Ompu La Angga mampu menghasilkan uang mencapai Rp. 1,5 juta. Artinya dalam setahun mencapai 72 juta. Kangkung adalah Sayur andalannya.

Al-hasil, dengan penghasilannya Bertani Sayur, Ompu La Angga kini mampu menyekolahkan anak-anaknya hingga ke jenjang Magister. Dari ke-4 buah hatinya Ompu La Angga mengaku bangga dan bersyukur dengan karir anak-anaknya yang sukses meraih Gelar Sarjana dan Sudah Bekerja.