Almizsan Abdillah, Petani Muda Ini Menginsprasi Banyak Orang Melalui Program YESS

Salah satu lokasi program YESS adalah Dusun Tulusayu Desa Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Di desa ini, sektor peternakan dan pertanian menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Generasi millennial pun banyak yang terjun langsung dalam usaha tersebut.

Salah satunya adalah Almizsan Abdillah, salah seorang pemuda desa dan juga Ketua Kelompok Tani Rahayu I. Almizsan Abdillah mendapatkan kesempatan untuk menjalani monev atau validasi data yang diajukan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Wagir sebagai peserta program YESS.

Abdi, panggilan Almizsan Abdillah, menceritakan awal mula ia merintis usahanya kepada tim mobilizer atau penggerak dari PPIU Provinsi Jawa Timur, Aris Nurtumitah, serta Koordinator Penyuluh Kecamatan Wagir Bentot Winoto, dan Penyuluh wilayah Desa Sidorahayu Ferly P Tambunan.

“Saya memulai usaha pada bulan Oktober 2020 dari beternak itik hingga usaha pascapanen pembuatan telur asin. Tak hanya itu, saya juga ingin memajukan sektor pertanian tanaman padi dan jagung. Bersama petani sekitar dan petani anggota kelompok tani Rahayu I, kami terus membangun kemandirian usaha dengan memanfaatkan potensi yang ada di dusun,” ujar Abdi.

Dengan bantuan pemerintah Desa Sidorahayu, kelompok tani berusaha untuk mendapatkan bantuan RMU/selep padi dengan ampas dedaknya dapat dimanfaatkan peternak itik yang ada untuk campuran sumber pakan. Sebagai seorang pemuda yang sudah memiliki usaha, diharapkan Abdi mampu menjadi fasilitator bagi generasi muda secara langsung hingga pada akhirnya regenerasi petani pun terwujud.