Kenaikan Harga Cabai Rawit di Cirebon Diprediksi Sampai Februari

CIREBON – Harga cabai rawit merah di Kabupaten Cirebon hingga akhir Januari 2021 ini masih terus melonjak. Dinas Perdagangan dan Perindustrian memprediksi hal tersebut bakal terjadi hingga Februari mendatang.

Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Kabupaten Cirebon Dini Dinarsih mengatakan harga cabai rawit merah di Kabupaten Cirebon saat ini mencapai harga Rp84.500 per kilogram di tingkat pasar tradisional.

“Kenaikan tersebut terjadi sejak November 2020, sampai saat ini terus mengalami kenaikan,” kata Dini di Kabupaten Cirebon, Senin (25/1/2021).

Dini mengatakan, faktor kenaikan harga salah satu kebutuhan pokok masyarakat terjadi karena banyak gagal panen di tingkat petani akibat curah hujan tinggi, sehingga kuantitas distribusi ke pasar tradisional menurun.

Curah hujan tinggi yang terjadi selama beberapa bulan terakhir ini pun, menurut Dini membuat banyak petani di daerah untuk sementara waktu melakukan alih tanam dan akan kembali bercocok tanam pada awal kemarau.

“Kejadian ini terjadi setiap tahunnya. Beberapa tahun lalu, pernah mencapai lebih dari Rp100.000 per kilogramnya,” kata Dini.

Sementara, untuk cabai merah besar pada akhir Januari 2021 ini terus mengalami penurunan harga, dari semula pada awal Januari dijual dengan harga Rp35.000, saat ini menjadi Rp33.000.

Kemudian, cabai keriting pada awal Januari 2021 dijual dengan harga Rp45.000 per kilogram, sedangkan pada akhir bulan ini turun menjadi Rp40.000.

Berdasarkan data dari Pusat Harga Informasi Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga cabai rawit merah di Kabupaten Cirebon naik sejak November 2020.

Pada November 2020, harga cabai tersebut sebesar Rp35.100 per kilogram, Desember 2020 Rp57.350, Januari 2021 Rp80.000. Harga terendah terjadi pada September lalu, yakni Rp23.000. (K45)

Sumber: https://bandung.bisnis.com/read/20210125/550/1347299/kenaikan-harga-cabai-rawit-di-cirebon-diprediksi-sampai-februari