Harga cabai rawit merah tembus Rp100 ribu

 Harga cabai rawit merah di pasar tradisional termasuk di Pasar Tebet Barat, Jakarta Selatan, mencapai Rp100 ribu per kilogram (kg),  menurut Info Pangan Jakarta (IPJ), Kamis.

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPK) DKI Jakarta membenarkan hal tersebut. Namun kenaikan harga tidak terjadi di semua pasar tradisional Ibu Kota, hanya di pasar-pasar tertentu, salah satunya Pasar Tebet Barat.

“Harga cabai rawit merah ada yang menjual kisaran Rp75 ribu hingga Rp90 ribu per kg, hanya di Pasar Tebet Barat yang Rp100 ribu,” kata Pelaksana Tugas Kepala DKPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati.

Elly menjelaskan, ada juga pasar yang menjual harga cabai di bawah rata-rata pasar sebesar Rp45 ribu, yakni di Pasar Metro Atom, Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Adanya perbedaan harga cabai rawit merah ini, menurut Elly, disebabkan beberapa kemungkinan. Bisa saja pedagang memiliki stok cabai yang lama sehingga dijual dengan harga terjangkau daripada busuk.

Sementara harga jual di tingkat pasar induk yang menjadi pemasok cabai untuk pasar tradisional di Jakarta, yakni Pasar Kramatjati, Pasar Cibitung dan Pasar Tanah Tinggi, Tangerang Selatan, memang mengalami kenaikan.

“Selain itu, pasar-pasar tradisional di Jakarta punya keunikan berdasarkan lokasinya. Jika berada di kawasan elit, masyarakat kelas menengah atas, harga mengikuti psikologis wilayahnya,” kata Elly.

Menurut Elly, kenaikan harga cabai rawit merah dikarenakan pasokan cabai dari sentra produksi cabai di wilayah Jawa. Pasokan terhambat cuaca yang kurang mendukung, petani juga tidak memetik cabai akibat hujan yang terus turun di wilayah sentra.

Untuk mengantisipasi harga jual cabai di pasar tradisional terus melambung, pihaknya tengah membicarakan dengan Kementerian Pertanian untuk memperpanjang operasi pasar (OP) cabai murah.

“Kita sudah koordinasi dengan Kementerian Pertanian, kita minta operasi pasar cabai murah diperpanjang pelaksanaannya di pasar-pasar tradisional,” kata Elly.

Sebelumnya, operasi pasar atau gelar pangan murah (GPM) cabai pernah dilaksanakan pada tanggal 12-13 Januari 2021 di Pasar Mitra Tani Klender, Pasar Mitra Tani pasar Minggu, Cengkareng, Pal Merah, Jatinegara, Pluit dan Kelurahan Benhil.

Selama pelaksanaan GMP harga cabai rawit merah dijual Rp 56 ribu per kg. Menurut Elly, setelah pelaksanaan GMP, sempat mempengaruhi harga cabai, namun tidak berlangsung lama, karena pasokan dipengaruhi cuaca di wilayah sentra. Wilayah sentra cabai untuk DKI seperti Blitar, Kediri, Subang dan Kabupaten Bogor.

Info Harga 
DKPK DKI Jakarta melakukan pemantauan harga cabai rawit di 48 pasar tradisional di bawah pengelolaan Perumda Pasar Jaya.

Hasil pantauan hari ini, harga cabai rawit merah Rp80 ribu di antaranya ada di Pasar Klender SS, Pasar Kalibaru, Pasar Kelapa Gading, Pasar Pal Merah, Pasar Kalideres, Pasar Cengkareng, Pasar Lenteng Agung dan Pasar Pesanggrahan.

Pasar Johar Baru, Pasar Cempaka Putih, Pasar paseban, Pasar Ujung Menteng, Pasar Cinajtung, Pasar Pal Meriam, Pasal Ciplak, Pasar Pulo Gadung dan Pasar Perumnas Klender.

Selain itu Pasar Jatinegara, Pasar Kramatjati, Pasar Jatinegara, Pasar Pramuka, Pasar Minggu, Pasar Grogol, Pasar Jembatan Merah serta Pasar Senen Blok III-VI.

Sedangkan harga cabai Rp 85 ribu ada di Pasar Glodok, Pasar Tanah Abang Blok A-G, Pasar Cipete, Pasar Mampang Prapatan dan Pasar Pluit.

Harga cabai rawit merah Rp90 ribu terjadi di Pasar Anyer Bahari, Pasar Rawamangun, Pasar Koja Baru, Pasar Tomang Barat, Pasar Rumput, Pasar Kebayoran Lama, Pasar Gondangdia, Pasar Mayestik dan Pasar Rawa Badak.

Ada juga pasar yang menjual cabai rawit merah Rp68 ribu di Pasar Induk Kramatjati, Rp78 ribu di Pasar Sunter Podomoro, Rp75 ribu di Pasar Cibubur, Pasar Pondok Labu dan Pasar Jembatan Lima.

Untuk harga Rp70 ribu per kg, hanya ada di dua lokasi, yakni Pasar Pos Pengumben serta Pasar Pademangan Timur.

Sementara itu, untuk cabai jenis lain, seperti cabai merah kerinting, hijau kerinting, cabai merah besar, hijau besar, juga dijual dengan harga rata-rata DKI Jakarta Rp51.149. Sedangkan untuk harga tertinggi Rp65 ribu per kg di Pasar Mayestik dan terendah Rp35 ribu per kg di Pasar Jembatan Lima.

Cabai rawit hijau rata-rata Rp 76.192 per kg, harga tertinggi Rp 90 ribu per kg di Pasar Ikan Koja, dan terendah Rp55 ribu di Pasar Mayestik.

Untuk cabai merah besar rata-rata Rp50.977 per kg, harga tertinggi Rp70 ribu di Pasar Ciplak dan terendah Rp35 ribu di Pasar Jembatan Lima.

Sumber: https://bengkulu.antaranews.com/berita/144306/harga-cabai-rawit-merah-tembus-rp100-ribu

Harga Cabai Merah di Gayo Lues Kembali Turun

Harga cabai merah dan cabai rawit  di kabupaten Gayo Lues (Galus) untuk saat ini dilaporkan sudah berangsur turun kembali, meskipun sebelumnya harus tersebut  sempat melonjak dan naik mencapai Rp 40.000/kg untuk cabai merah itu.

harga cabai merah saat ini di kabupaten itu berangsur turun dari harga Rp 35.000/kg menjadi Rp 15.000/kg, begitu juga dengan harga cabai rawit sebelumnya Rp 45.000/kg turun menjadi Rp 35.000/kg.

“Harga cabai merah saat ini sudah berada pada harga Rp 15.000/kg ditingkat agen penampungan atau pengumpul, begitu juga dengan harga cabai madun (putih) juga mengalami turun dari Rp 45.000/kg menjadi Rp 40.000/kg,”kata Keling salah satu agen dan pedagang penampung di kabupaten itu

Menurutnya, semua jenis cabai tersebut harganya kini sudah berangsur turun kembalik di kabupaten tersebut. Namun tidak membuat semangat dan gairah petani lemas, kendati harga cabai dilaporkan mulai turun dalam dua hari terakhir ini. Bahkan hingga saat ini banyak petani cabai tersebut sedang melakukan panen raya di kabupaten itu.

“Untuk mendapatkan stok cabai dari petani saat ini masih relatif sangat mudah, meskipun harganya sudah berangsur turun,”sebutnya.

Sumber: https://aceh.tribunnews.com/2021/01/24/harga-cabai-merah-di-gayo-lues-kembali-turun





 

Daya Beli Turun Jadi Salah Satu Penyebab Harga Cabai Merah Mahal

Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri mengatakan, harga cabai rawit merah di Jakarta makin tinggi, dan saat ini mencapai Rp 85.000-Rp 90.000 per kilogram.

“Makin tinggi. Khususnya cabe rawit merah sempat Rp 80.000, sekarang Rp 85.000 sampai dengan Rp 90.000,” kata Abdullah kepada Liputan6.com, Jumat (29/1).

Dia memprediksi, harga cabai rawit merah akan kembali normal pada Februari 2021, lantaran akan terjadi panen raya di akhir Januari ini. “Saya punya keyakinan Februari baru pada posisi normal, karena panen raya juga akan terjadi akhir bulan ini kan kalau tidak salah,” imbuhnya.

Sebelumnya Abdullah mengatakan, cabai rawit merah merupakan cabai yang naiknya diluar dugaan, bahkan pernah tembus di angka Rp 100 ribu per kilogram, namun kini ada yang menjual di angka Rp 85.000-Rp90.000.

“Ada juga yang menjual dengan cara dioplos, dicampur dengan cabai rawit hijau. Itu adalah cara-cara yang dilakukan pedagang dalam rangka untuk menyuguhkan agar harganya tetap terkendali,” jelasnya.

Menurutnya, alasan harga cabai rawit merah tinggi dikarenakan pasokannya minim. Di mana para petani tidak memproduksi atau tidak menanam cabai rawit merah. Ini kasusnya terjadi pada saat periode panen raya kemarin, lantaran tidak terserap dengan baik dan harganya drop.

“Sehingga petani tidak produksi lagi. Efek apa? ya banyak faktor salah satunya yaitu musim hujan terus, takut gagal panen, daya beli masyarakat menurun,” ujarnya.

Selain faktor cuaca dan petani, harga cabai rawit merah mahal juga disebabkan karena daya beli masyarakat menurun dan permintaan rendah. Oleh karena itu, untuk mengakali agar harga cabai rawit merah tidak terlalu mahal maka sebagian pedagang ada yang menjual secara dioplos atau dicampur dengan cabai rawit hijau.

“Walaupun produksinya kecil tapi permintaan rendah dan harganya tinggi tu sebenarnya yang harus diantisipasi,” pungkasnya.

Sumber: https://www.merdeka.com/uang/daya-beli-turun-jadi-salah-satu-penyebab-harga-cabai-merah-mahal.html

Turun! Berapa Harga Cabai Merah di Pasar Raya Padang Hari Ini?

Harga cabai merah di Pasar Raya Padang, Provinsi Sumbar turun sebesar Rp10.000 dari semula Rp50.000 per kilogram (kg) menjadi Rp40.000 per kg, pada Selasa (26/1/2021).

Menurut Iwan, salah seorang pedagang kebutuhan pokok di Padang, nilai beli masyarakat mulai meningkat sejak turunnya harga cabai merah. Biasanya disaat harganya melonjak pembeli tidak sebanyak sekarang.

“Harga cabai merah sekarang sudah turun menjadi Rp40 ribu per kg. Tentunya dengan penurunan harga ini ibu-ibu rumah tangga senang. Biasanya mereka bertanya terus kenapa harga cabai sering naik,” kata Iwan.

Meski harga cabai merah turun, kata Iwan, harga cabai rawit hijau masih tinggi dan bahkan terus mengalami kenaikan. Sekarang dijual Rp72.000 per kg. Sebelumnya hanya dikisaran Rp60.000 per kg.

“Kalau cabai rawit harganya memang tinggi, sekarang dijual Rp72.000 per kg. Ini disebabkan karena pasokannya juga kurang,” ujar Iwan.

Berdasarkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumbar melalui Kasi Perdagangan Sumbar, Jonhar, hari ini harga tertinggi cabai rawit hijau di Pasar Raya Padang sebesar Rp72.000 per kg. Meski harga cabai rawit naik, namun harga cabai merah malah mengalami penurunan yang kini dijual Rp40.000 per kg, sebelumnya Rp50.000 per kg.

Sementara sejumlah komoditas masih cenderung stabil. Seperti, beras Cap Arai Pinang Pariaman Rp10.000 per kg, beras Cisokan Solok Rp15.000 per kg, beras Cap IR-42 Muara Labuh Rp12.500 per kg, beras Cap IR- 42 Padang Rp13.500 per kg.

Beras Cap Jawa Rp14.000 per kg, beras Cap Kuraik Kusuik Bukittinggi Rp14.000 per kg, beras Cap Panda Jambi Rp12.000 per kg, dan beras Sokan Panjang Padang Rp12.000 per kg.

Gula pasir kristal putih plastik Rp13.000 per kg, minyak goreng curah plastik tanpa merek Rp12.000 per kg, minyak goreng kemasan plastik bimoli Rp15.000 per 1 liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp12.000 per 1 liter.

Daging sapi lokal (paha belakang) Rp130.000 per kg, daging sapi lokal (daging has luar Sirloin ) Rp130.000 per kg, daging sapi lokal (daging sanding lamur Brisket) Rp130.000 per kg, daging sapi lokal (daging has dalam Tanderloin) Rp120.000 per kg, daging tetelan Rp40.000 per kg, dan aging sapi lokal (daging has dalam Tenderloin ) Rp130.000 per kg.

Daging ayam ras/broiler utuh Rp42.000 per kg, daging ayam kampung utuh Rp47.000 per kg. Sementara telur ayam negeri Rp27.200 per kg, telur ayam kampung Rp42.000 per kg.

Susu bubuk lokal indomilk coklat 400 gram Rp31.000 per kg, susu bubuk lokal neste dancaw full cream 380 gram Rp43.000 susu kental manis frisian flag Rp10.000 per kg, susu kental manis indomilk Rp10.000.

Sedangkan, jagung lokal pipilan Rp6.000 per kg, tepung terigu Bogasari eceran protein sedang Rp10.000 per kg, tepung terigu Bogasari eceran protein sedang Rp8.5000 per kg, kacang kedele Rp10.000 per kg.

Bawang putih Rp24.000 per kg, bawang merah Rp26.000 per kg, ikan laut teri Rp70.000 per kg, garam bata yodium Rp1.500 per buah, garam halus yodisum Rp12.000 per kg.

Mie instan indofood indomie kuah kari ayam Rp2.500 per bungkus, kacang tanah Rp28.000 per kg, kacang hijau Rp23.000 per kg, dan ketela pohon Rp6.000 per kg.

Sumber: https://www.harianhaluan.com/news/detail/119616/turun-berapa-harga-cabai-merah-di-pasar-raya-padang-hari-ini

Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Tebet Tembus Rp100.000 per Kg

Harga cabai rawit merah di pasar tradisional termasuk di Pasar Tebet Barat, Jakarta Selatan, mencapai Rp100.000 per kilogram (Kg), menurut Info Pangan Jakarta (IPJ), Kamis (28/1).

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPK) DKI Jakarta membenarkan hal tersebut. Namun kenaikan harga tidak terjadi di semua pasar tradisional Ibu Kota, hanya di pasar-pasar tertentu, salah satunya Pasar Tebet Barat.

“Harga cabai rawit merah ada yang menjual kisaran Rp75.000 hingga Rp90.000 per Kg, hanya di Pasar Tebet Barat yang Rp100.000,” kata Pelaksana Tugas Kepala DKPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati dikutip dari Antara.

Elly menjelaskan, ada juga pasar yang menjual harga cabai di bawah rata-rata pasar sebesar Rp45.000, yakni di Pasar Metro Atom, Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Adanya perbedaan harga cabai rawit merah ini, menurut Elly, disebabkan beberapa kemungkinan. Bisa saja pedagang memiliki stok cabai yang lama sehingga dijual dengan harga terjangkau daripada busuk.

Sementara harga jual di tingkat pasar induk yang menjadi pemasok cabai untuk pasar tradisional di Jakarta, yakni Pasar Kramatjati, Pasar Cibitung dan Pasar Tanah Tinggi, Tangerang Selatan, memang mengalami kenaikan.

“Selain itu, pasar-pasar tradisional di Jakarta punya keunikan berdasarkan lokasinya. Jika berada di kawasan elit, masyarakat kelas menengah atas, harga mengikuti psikologis wilayahnya,” kata Elly.

Menurut Elly, kenaikan harga cabai rawit merah dikarenakan pasokan cabai dari sentra produksi cabai di wilayah Jawa. Pasokan terhambat cuaca yang kurang mendukung, petani juga tidak memetik cabai akibat hujan yang terus turun di wilayah sentra.

Untuk mengantisipasi harga jual cabai di pasar tradisional terus melambung, pihaknya tengah membicarakan dengan Kementerian Pertanian untuk memperpanjang operasi pasar (OP) cabai murah. “Kita sudah koordinasi dengan Kementerian Pertanian, kita minta operasi pasar cabai murah diperpanjang pelaksanaannya di pasar-pasar tradisional,” kata Elly.

Sumber: https://www.merdeka.com/uang/harga-cabai-rawit-merah-di-pasar-tebet-tembus-rp100000-per-kg.html

Harga Cabai Merah di Sikakap Turun Rp20 Ribu

Harga cabai merah di Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai turun Rp20 ribu per kilogram dari harga semula Rp70 ribu per kilogram menjadi Rp50 ribu per kilogram.

Meski harga turun namun menurut Hen Tamar, salah seorang pedagang kebutuhan pokok di Sikakap nilai beli masyarakat menurun sejak pandemi corona terjadi.

Hen Tamar menyebutkan biasanya dalam seminggu ia mendatangkan cabai merah dari Padang sebanyak 100 kg, tapi saat pandemi dirinya hanya mengangkut 80 kg. 

“Biasanya dengan jumlah sebanyak itu cabai langsung habis dalam seminggu namun saat ini masih bersisa 5 kg,” kata Hen Tamar kepada MentawaiKita.com, Minggu (24/1/2021).

Berbeda dengan cabai merah, harga cabai rawit justru melejit dari Rp45 ribu per kg naik menjadi Rp75 ribu. Meski mahal namun cabai rawit laris manis di Sikakap.

 “Kalau harga cabai rawit di Padang sekarang Rp80 ribu per kg, maka harga jual di di Desa Sikakap sekitar Rp95 ribu per kg, cabai rawit yang dijual Rp75 ribu per kg itu dibeli dari petani cabai rawit di Pagai Selatan dengan harga Rp60 ribu per kg sampai Rp65 ribu, hari Minggu (24/1/2021) saya dapat cabai rawit sebanyak 100 kilogram habis dalam waktu sekitar satu jam,”katanya.

Westi (36), pedagang nasi goreng, mengatakan untuk mendapatkan cabai rawit sangat sulit sehingga tak heran jika harganya naik.

“Setiap Minggu saya membutuhkan cabai rawit sekitar 1 kilogram, walaupun harga cabai rawit naik, karena itu kebutuhan untuk buat nasi goreng, mie goreng, mie telur dan lainnya terpaksa harus dibeli juga, sementara sekarang harga cabai merah turun dari Rp70 ribu per kg turun menjadi Rp50 ribu per kg, mudah-mudahan harga cabai rawit kembali turun,” tuturnya.

Sementara Novianti (37), seorang ibu rumah tangga bersyukur harga cabai merah turun menjadi Rp50 ribu per kg.

Sumber: https://www.mentawaikita.com/baca/5123/harga-cabai-merah-di-sikakap-turun-rp20-ribu

Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta Mulai Naik, Ada Apa?

Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional di DKI Jakarta mulai merangkak naik. Dilansir dari laman infolapangan.jakarta.go.id pada Rabu (26/1/2021) siang, harga tertinggi cabai rawit merah berada di Pasar Petojo Ilir, Jakarta Pusat yakni RP 95.000 per kilogram. Sedangkan harga terendah berada di Pasar Baru Metro Atom, Jakarta Pusat yakni Rp 40.000 per kilogram.

Sementara itu, harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramatjati diketahui mengalami kenaikan sekitar Rp 1.000 menjadi Rp 67.000 per kilogram. Kepala Pasar Induk Kramatjati, Agus Lamun mengatakan kenaikan harga cabai rawit merah itu dipengaruhi pasokan cabai yang mulai menipis. Hal ini disebabkan proses pemetikan cabai di daerah penghasil terkendala faktor cuaca.

Baca juga: Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg “Ini karena lebih kepada pengaruh cuaca yang menyebabkan terkendalanya proses pemetikan di petani, sehingga pasokan sangat sedikit dan berdampak pada harga perolehan yang juga tinggi di daerah,” kata Agus seperti dilansir Antara, Rabu. Saat ini, stok cabai rawit merah di Pasar Induk Kramatjati berkisar 22 ton. Untuk stok cabai rawit hijau adalah 3 ton, cabai merah keriting adalah 28 ton, dan cabai merah besar 7 ton. “Sejauh ini stok kita untuk di Jakarta sampai hari ini masih relatif aman. Berdoa saja semoga kondisi cuaca kembali normal dan petani juga bisa panen dengan banyak, sehingga pasokan dan harga kembali normal,” ujar Agus.

Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2021/01/27/13523751/harga-cabai-rawit-merah-di-jakarta-mulai-naik-ada-apa

Harga Cabai Rawit Hijau Melejit, Capai Rp 80.000 per Kg

Harga cabai rawit hijau mengalami kenaikan signifikan. Saat ini harga cabai rawit hijau di pasaran melejit hingga Rp 80.000 per kilogram (kg). Biasanya harga cabai rawit hijau sekitar Rp 20.000-Rp 25.000 per kg.ADVERTISEMENTKenaikan harga cabai rawit hijau ini lantaran stok menipis di Pasar Kramat Jati, Jakarta. Ketua Umum Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Abdul Hamid mengatakan, stok di Pasar Kramat Jati merosot 50 persen, dari normalnya 60 ton per hari menjadi tinggal 20-40 ton per hari.“Sekarang (harga) sampai Rp 80 ribu per kilo. Ini mungkin sedikit ya, biasanya sampai 60 ton (per hari),” katanya kepada kumparan, Rabu (27/1).Berdasarkan data Info Pangan DKI Jakarta per hari ini, harga cabai rawit hijau tembus Rp 90.000 per kg di Pasar Kelapa Gading. Harga terendah Rp 55.000 per kg di Pasar Mayestik. Sementara harga rata-rata di seluruh DKI Jakarta Rp 75.278 per kg.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) memperkirakan laju inflasi selama Januari 2021 masih akan tetap rendah. Berdasarkan survei pemantauan harga yang dilakukan bank sentral hingga pekan ketiga bulan ini, inflasi Januari 2021 diperkirakan sebesar 0,37 persen secara bulanan (mtm). Proyeksi tersebut lebih rendah dari realisasi inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 0,45 persen (mtm) maupun pada Januari 2020 sebesar 0,39 persen (mtm). “Dengan perkembangan harga pada bulan Januari 2021 diperkirakan inflasi sebesar 0,37 persen (mtm). Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Januari 2021 secara tahun kalender sebesar 0,37 persen (ytd) dan secara tahunan sebesar 1,67 persen (yoy),” ujar Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangannya, Sabtu (23/1). Dia melanjutkan, inflasi tersebut disumbang oleh kenaikan harga sejumlah komoditas bahan makanan. Utamanya pada cabai rawit yang andilnya sebesar 0,1 persen, tahu dan tempe masing-masing sebesar 0,03 persen, hingga cabai merah dan tarif angkutan antarkota masing-masing sebesar 0,02 persen.

Sumber: https://kumparan.com/kumparanbisnis/harga-cabai-rawit-hijau-melejit-capai-rp-80-000-per-kg-1v3hX364Tyc

Harga Pangan Terjun Bebas, Cabai Merah Turun 39 Persen

Harga turun lebih dari 20 persen di sejumlah komoditas. Penurunan terbesar terjadi pada komoditas cabai merah besar sebesar 39,29 persen atau Rp18.900 menjadi Rp29.200 per Kg.

Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), Senin (25/1), harga cabai merah besar terendah ada di Banyuwangi, yaitu Rp26.750 dan tertinggi di Surabaya Rp32.750.

Selain cabai merah besar, penurunan lebih dari 20 persen terjadi pada harga cabai merah keriting sebesar 26,5 persen atau Rp13.700 ke Rp38 ribu per Kg

Harga terendah tercatat di Probolinggo sebesar Rp25 ribu per Kg dan tertinggi di Surabaya yakni Rp47.500 per Kg. Selain komoditas cabai, harga telur ayam ras segar pun turun lebih dari 20 persen yakni 22,39 persen atau Rp6.100 menjadi Rp21.150 per Kg.

Harga bawang putih pun turun hingga 20,92 persen atau sebesar Rp5.900 ke Rp22.300 per Kg. Sedangkan bawang merah ukuran sedang turun 19,63 persen atau Rp6.350 ke Rp26 ribu per Kg.

Harga beras kualitas super II pun turun 15,35 persen atau Rp1.950 menjadi Rp10.750 per Kg. Sedangkan beras kualitas medium II turun 12,88 persen atau Rp1.500 menjadi Rp10.150 per Kg.

Komoditas lain yang turun tipis yakni harga daging ayam ras segar sebesar 4,75 persen atau Rp1.650 menjadi Rp33.100 per Kg. Harga gula pasir turun tipis 4,14 persen menjadi Rp15.050 per Kg dan minyak goreng kemasan bermerk I turun 7,59 persen ke Rp14 ribu per Kg.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20210125114836-92-597966/harga-pangan-terjun-bebas-cabai-merah-turun-39-persen

Harga Cabai Rawit di Pasar Raya Padang Makin Pedas, Tembus Rp72.000 Per Kg

 kebutuhan pokok di Pasar Raya Padang, Provinsi Sumbar tercatat melonjak. Lonjakan terbesar terjadi pada harga cabai rawit jihau, kini dijual Rp72.000 per kilogram (kg), sebelumnya pada Jumat (22/1/2021) masih di level Rp68.000 per kg.

Rata-rata harga cabai rawit hijau di sejumlah pasar tradisional tercatat kisaran Rp72.000 per kg sampai Rp80.000 per kg, Senin (25/1/2021).

Berdasarkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumbar melalui Kasi Perdagangan Sumbar, Jonhar, hari ini harga tertinggi cabai rawit hijau di Pasar Raya Padang sebesar Rp72.000 per kg.

Meski harga cabai rawit naik, namun harga cabai merah malah mengalami penurunan yang kini dijual Rp40.000 per kg, sebelumnya Rp45.000 per kg.

Sementara sejumlah komoditas masih cenderung stabil. Seperti, beras Cap Arai Pinang Pariaman Rp10.000 per kg, beras Cisokan Solok Rp15.000 per kg, beras Cap IR-42 Muara Labuh Rp12.500 per kg, beras Cap IR- 42 Padang Rp13.500 per kg.https://06b4aa7339bb3e456040743dead5b616.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-37/html/container.html

Beras Cap Jawa Rp14.000 per kg, beras Cap Kuraik Kusuik Bukittinggi Rp14.000 per kg, beras Cap Panda Jambi Rp12.000 per kg, dan beras Sokan Panjang Padang Rp12.000 per kg.

Gula pasir kristal putih plastik Rp13.000 per kg, minyak goreng curah plastik tanpa merek Rp12.000 per kg, minyak goreng kemasan plastik bimoli Rp15.000 per 1 liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp12.000 per 1 liter.

Daging sapi lokal (paha belakang) Rp130.000 per kg, daging sapi lokal (daging has luar Sirloin) Rp130.000 per kg, daging sapi lokal (daging sanding lamur Brisket) Rp130.000 per kg, daging sapi lokal (daging has dalam Tanderloin) Rp120.000 per kg, daging tetelan Rp40.000 per kg, dan aging sapi lokal (daging has dalam Tenderloin) Rp130.000 per kg.

Daging ayam ras/broiler utuh Rp42.000 per kg, daging ayam kampung utuh Rp47.000 per kg. Sementara telur ayam negeri Rp27.200 per kg, telur ayam kampung Rp42.000 per kg.

Susu bubuk lokal indomilk coklat 400 gram Rp31.000 per kg, susu bubuk lokal neste dancaw full cream 380 gram Rp43.000 susu kental manis frisian flag Rp10.000 per kg, susu kental manis indomik Rp10.000.https://06b4aa7339bb3e456040743dead5b616.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-37/html/container.html

Sedangkan, jagung lokal pipilan Rp6.000 per kg, tepung terigu Bogasari eceran protein sedang Rp10.000 per kg, tepung terigu Bogasari eceran protein sedang Rp8.5000 per kg, kacang kedele Rp10.000 per kg.

Bawang putih Rp24.000 per kg, bawang merah Rp26.000 per kg, ikan laut teri Rp70.000 per kg, garam bata yodium Rp1.500 per buah, garam halus yodisum Rp12.000 per kg.

Mie instan indofood indomie kuah kari ayam Rp2.500 per bungkus, kacang tanah Rp28.000 per kg, kacang hijau Rp23.000 per kg, dan ketela pohon Rp6.000 per kg. (*)

Sumber: https://www.harianhaluan.com/news/detail/119526/harga-cabai-rawit-di-pasar-raya-padang-makin-pedas-tembus-rp72000-per-kg