Yogi Pamungkas Nugroho, Petani Muda Dari Jawa Timur Ini Sukses Menanam Sayuran

Yogi Pamungkas Nugroho, pemuda 22 tahun asal Jawa Timur yang berhasil meraih omzet sekitar puluhan juta rupiah dari hasil berjualan sayuran hasil hidroponik. Yogi membuktikan bahwa sukses bisa diraih di usia muda dan diperoleh dari hasil pertanian.

Dalam mengerjakan bisnisnya Yogi tidak menggunakan tanah sebagai bahan bercocok tanam, melainkan menggunakan hidroponik sehingga menghemat tempat dan biaya, sehingga dapat memperoleh hasil yang berlebih.

Yogi juga memberikan inovasi dalam menjalankan bisnisnya yaitu dengan menjual produk jus sayuran organik hasil olahan sayuran segar yang diproduksinya. Yogi juga masih ingin terus berinovasi dengan mengembangkan naget sayuran plus wisata edukasi sauran hidroponik dan organik.Menjadi petani di era milenial juga tidak harus mempunyai lahan yang luas dan berlokasi di daerah perdesaan. Daerah perkotaan serta memiliki lokasi kecil pun bisa memberikan hasil pertanian yang bagus, asalkan mempunyai ilmu dan teknologi yang baik, serta memiliki keinginan untuk terus belajar dan mau berinovasi dalam mengembangkan hasil pertanian dan produk olahannya.Generasi muda yang tinggal di kota pun bisa mengambil peran untuk menjadi petani milineal. Memberikan inovasi kekinian untuk produknya sehingga diminati oleh semua kalangan terutama kalangan muda.

Kelak, hasil pertanian hasil olahan produk pertanian bisa memberikan nilai lebih dan memberikan pendapatan yang besar bagi pengelolanya.

Harus diingat juga bahwa hasil pertanian adalah kebutuhan primer bagi semua manusia untuk bertahan hidup, seperti beras, buah, sayuran, dan bahan makanan lainnya.

Apabila dikelola dengan baik dan terus berinovasi maka hasil pertanian bisa menghasilkan pendapatan yang baik. Jadi tidak menutup kemungkinan bila mengatakan menjadi petani di era milineal sekarang ini bisa memberikan pendapatan yang juga menjanjikan dari pekerjaan lainnya.